Home » , , » Berjalanlah Bersama Tuhan dan Jagalah Hidupmu

Berjalanlah Bersama Tuhan dan Jagalah Hidupmu

berjalanlah bersama Tuhan
Berjalanlah bersama Tuhan dan jagalah hidupmu- Ketika badan kita mulai terasa kurang fit, hidung seperti sedikit tersumbat, suhu badan mulai meningkat, kita mengetahui bahwa itu merupakan tanda-tanda awal dari satu penyakit flu atau panas dalam. Ketika ada beberapa lampu di dustboard mobil kita yang menyala, seharusnya kita dapat memahami bahwa ada satu atau lebih bagian dari kendaraan kita yang salah atau rusak. Jika mobil kita bahkan tubuh sendiri dapat memberikan tanda-tanda yang memberikan signal akan masalah yang ada pada tubuh kita atau mobil kita, tidakkah seharusnya juga ada tanda-tanda yang memberikan signal masalah yang ada pada tubuh kita atau mobil kita, tidakkah seharusnya juga ada tanda-tanda yang dapat memberikan indikasi akan kondisi hati kita yang sesungguhnya. Sama seperi isi perut kita akan tercium melalui nafas yang keluar dari mulut kita, demikian isi hati kita, sepandai pandainya kita bersandiwara, akan datang saatnya, dimana tanpa dirancang-rancang, tanpa diskenariokan, mulut kita akan tiba-tiba saja mengucapkan perkataan yang melukiskan keadaan hati kita yang sesungguhnya.

Lama-kelamaan bersandiwara itu melelahkan, kita tidak akan terus-menerus mampu bersandiwara dengan berkata-kata manis dan seakan akan baik. Perkataan mulut kita suatu ketika akan mengucapkan isi hati kita yang sesungguhnya... Pernahkah saudara sadar dan terkejut akan perkataan mu sendiri? kenapa saya bisa berkata seperti itu? Entah itu perkataan marah yang keluar secara spontan, atau perkataan hujatan yang sangat-sangat nyelekit dan sangat menyakiti hati orang lain,atau satu kelompok orang tertentu? Sesungguhnya, itulah yang Tuhan kerjakan untuk menunjukan kepada dirimu sendiri akan betapa bobroknya isi hatimu. Jika saja kita mau melembutkan hati kita sendiri, dengan mengevaluasi dari waktu ke waktu perkataan mulut kita maka kita akan dibuat mengerti akan 'dosa tersembunyi yang tidak kita sadari' dan membawa dosa tersebut ke kaki Tuhan dalam doa dan pertobatan kita. Berjalanlah bersama Tuhan dan jagalah hidupmu.

 
Lebih berbahaya lagi ternyata dosa yang tidak kita sadari jika tidak segera di putuskan, akan bertumbuh seperti kanker dan akibatnya hal tersebut dapat menghancurkan hidup kita seluruhnya . Coba perhatikan kembali Pekataan Mazmur 19:13 "Siapakah yang dapat mengetahui kesesatan? Bebaskanlah aku dari apa yang tidak kusadari.'' Ternyata dosa yang tidak kita sadari, pada saatnya akan bertumbuh menjadi cikal bakal penyesatan! Benar, menjadi dasar penyesatan. Tahun 60-an, dimulai dari satu pengajaran yang benar, David Berg yang kemudian dikenal sebagai David Moses, bertumbuh kemudian menjadi pemimipin dari satu sekte yang kita kenal dengan sebutan COG (Children Of God). Dalam secte tersebut, David Moses mengajarkan begitu banyak penyesatan, termaksud hidup komunal, sex bebas diantara pengikutnya, mendewakan diri dsb. Sesungguhnya, benih-benih kebususkan tersebut sudah lama tercium dan terdeteksi ketika David Berg masih hidup sebagai seorang hamba Tuhan yang benar dan berjalan sesuai Firman Tuhan. Dalam banyak kesempatan . rekan -rekan sepelayanannya mengingat bagaimana David Moses terkadang terbesit perkataan-perkataan kenajisan yang sebenarnya tidak pantas diucapkan seorang hamba Tuhan, ada kalanya perkataan yang terlalu membesarkan diri sendiri atau keangkuhan seakan-akan dia ingin merasakan menjadi 'seperti Tuhan'. Jika saja David Moses atau orang disekitarnya berani untuk terang-terangan berbicara dengan dia untuk menyadarkan akan betapa bahayanya kebusukan hatinya yang dimanifestasikan melalui perkataan mulutnya, saya percaya masih ada jalan keluar untuk memulihkan dirinya.

Berjalanlah bersama Tuhan dan jagalah hidupmu
Kita sudah belajar mengenali akan betapa rentannya hati kita akan dosa-dosa yang bahkan tidak kita sadari. lebih lagi bahkan dosa-dosa terselubung itu bisa menjadi sumber penyesatan kepada kita sendiri. jangan anggap remeh mulut yang sering menyembur-nyemburkan kesombongan atau membesar-besarkan diri sendiri, sebab itulah yang terjadi atas Lucifer sebelum dia jatuh!! Jangan anggap remeh mulut yang sering mengucapkan perkataan kotor atau perkataan genit-genit, seakan akan lucu dan menghibur, itulah bukti betapa angkuhnya dan najisnya hati kita, jangan anggap remeh mulut yang sering berkata merendahkan suku atau golongan tertentu, sebab itulah bukti kebencian yang mulai membusuk, jika semua itu tidak cepat cepat dibereskan, kebusukan tersebut akan menghancurkan rumah tangga kita, bahkan hidup kita sendiri. Tuhan memperlengkapi kita dengan tanda-tanda kondisi hati kita melalui perkataan mulut kita, dan jika kita jujur dan rendah hati, kita masih bisa dipulihkan. Mulailah membiasakan diri untuk menganalisa kembali perkataan-perkataan kita sendiri!


Semoga renungan harian kristen ini dapat menumbuhkan rasa iman percaya kita terhadap Firman Tuhan, Jesus love you so much. 

0 comments:

Post a Comment


Popular Posts

Powered by Blogger.