Home » , » Pandangan yang Menghambat Impian dan Harapan Besar

Pandangan yang Menghambat Impian dan Harapan Besar


Pandangan yang menghambat impian dan harapan
Pandangan yang menghambat Impian dan Harapan Besar - Rahasia dari kekuataan untuk berani memimpikan yang besar dan mulia hanya akan dapat terjadi ketika anak-anak Tuhan menyadari bahwa bercita-cita yang tinggi dan luhur itu bukan lah dosa atau salah. Secara sederhana,ada 2 penghambat dari pandangan yang bisa menghancurkan mimpi yang besar dan luhur dari anak anak Tuhan, pertama adalah pandangan yang keliru tentang 'garis nasib' yang sesungguhnya mengatakan: 'saya miskin dan bodoh karena memang sudah suratan nasib saya seperti begini, sudah menjadi takdir yang Tuhan berikan'. Pandangan tersebut sungguh tidak dapat dikatakan Alkitabiah, sebab Tuhan tidak pernah merancangkan yang jahat dan buruk bagi kita. Yeremia 29:11 menyatakan: "Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada padaKu mengenai kamu, demikianlah firman Tuhan, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan." Namun jika kita sampai jatuh dan tidak mengalami 'hari depan yang penuh harapan' seperti yang Tuhan rancangkan, coba perikasa diri kita sendiri, adakah sesungguhnya kita sedang mengerjakan 'rancangan besar Tuhan tersebut atas hidup kita?' Jika kita mau berhasil, sudahkah kita mempersiapkan diri untuk sesuatu yang besar yang Tuhan mau kita kerjakan? Itulah yang sering membedakan Ishak mati hari itu, dan Dia menyatakan satu hakekat karakter yang baru kepada Abraham, Dialah Jehovah Jireh.

Pandangan kedua yang menjadi hambatan anak anak Tuhan untuk berani memipikan yang besar dan mulia adalah pandangan yang keliru terhadap kasih karunia Tuhan dan kedaulatan Tuhan. Secara sederhananya, ada beberapa anak anak Tuhan yang percaya bahwa keselamatan dari Tuhan itu sudah ditentukan  hanya bagi  orang orang tertentu saja, dan jika satu orang tertentu itu  sudah ditentukan untuk diselamatkan, apapun alasannya, keselamatan mereka tidak akan pernah hilang, akibatnya timbulah pengajaran seperti yang kita kenal dengan sebutan 'hyper grace', keselamatan itu tidak akan hilang apapun alasannya, sebab kasih karunia Tuhan adalah jaminannya. Apakah benar demikian? Pandangan yang menyesatkan ini telah banyak mempengaruhi segi segi kehidupan manusia, termaksud dalam hal mencapai kemaksimalan hidup sesuai yang Tuhan rencanakan bagi kita, Pandangan keselamatan yang tidak bisa hilang membuat manusia tidak memiliki 'impian dan harapan', manusia menjadi seperti robot dan hidup semaunya, sebab mereka berfikir serta percaya bahwa toh semua nantinya sudah diatur dan akan terjadi seperti yang Tuhan mau,... secara extreme, pandangan tersebut telah membunuh banyak impian dan harapan anak anak Tuhan, sebaliknya, munculah anak anak Tuhan yang hidup tanpa bertanggung jawab, hidup semaunya sendiri.

Kembali kepada kekeliruan pandangan yang menghambat dan banyak membunuh 'impian dan harapan' orang percaya, pandangan yang salah terhadap kasih karunia Tuhan telah merusak banyak mental anak anak Tuhan yang menggangap bahwa keselamatan itu murahan dan tidak perlu ada harga yang harus dibayar. Coba perhatikan perkataan Yesus sendiri: Lukas 13:22-24 "Kemudian Yesus berjalan keliling dari kota ke kota & dari desa ke desa sambil mengajar & meneruskan perjalan-Nya ke Yerusalem. Ada seorang yang berkata kepada-Nya: Tuhan, sedikit sajakah orang yang bisa diselamatkan? Jawab Yesus kepada orang-orang disitu: Berjuanglah untuk masuk melalui pintu yang sesak itu! Sebab Aku berkata kepadamu: Banyak orang yang akan berusaha untuk masuk, tetapi tidak akan dapat..." Sungguh benar bahwa keselamatan itu adalah 'anugrah dari Tuhan' dan itu bukan hasil usaha kita, namun bagi kita yang sudah menerima keselamatan tersebut, perhatikan jawaban Yesus terhadap pertanyaan 'sedikit sajakah orang yang akan diselamatkan? jawab Yesus: 'Berjuanglah!' Jika keselamatan itu tidak akan hilang, kenapa harus berjuang? Hal yang sama, jika pasti dan apapun alasannya, rancangan Tuhan atas kita akan menjadi seperti itu apapun alasannya, rancangan Tuhan atas kita akan menjadi seperti itu apapun yang kita lakukan, kenapa harus berjuang? itulah dampak yang sangat merusak dari pandangan yang salah, akibatnya anak anak Tuhan tidak lagi memiliki 'mimpi mimpi dan harapan yang besar'.


Have a nice day, Gbu ^^

0 comments:

Post a Comment


Popular Posts

Powered by Blogger.