Home » , , » Belajarlah Hidup Bagi Orang Lain

Belajarlah Hidup Bagi Orang Lain

Belajarlah hidup bagi orang lain - Salah satu ayat Firman Tuhan yang dari waktu ke waktu mengingatkan dan menguatkan saya untuk ''keep on going -tetap maju'' Ada waktu waktu-waktu dimana kedagingan saya, yang saya percaya mendapatkan input dari Iblis, mengatakan: ''buat apa kamu melakukan semua ini?'' "Apa untungnya bagi dirimu sendiri?"  "Apakah tidak ada orang lain yang bisa mengerjakan itu semua?" suara-suara didalam hati seperti ini terus terang sering mengintimidasi anak-anak Tuhan untuk berhenti melayani Tuhan dan sesama atau untuk melakukan kebenaran Firman Tuhan. Kita merasa tidak ada perlunya melakukan semua itu, sebab semuanya sia-sia belaka. Disinilah akan nyata dengan jelas antara orang-orang yang mengerti panggilannya, mengenal Allahnya dan setia akan tujuan hidupnya dibandingkan dengan orang yang tidak memiliki tujuan lain selain dirinya sendiri.

hidup bagi orang lain

Hellen Keller, seorang buta yang berhasil meraih gelar sarjana dengan luar biasa, seorang penulis banyak buku, seorang politisi dan pendiri dari satu organisasi yang bernama: "American Foundation for the Blind". Tidak sedikit tulisannya yang menduduki best seller list, namanya begitu meroket. Namun sangat sedikit yang mengenal nama Anne Sullivan, Anne Sullivanlah yang bertugas sebagai pengasuh Hellen Keller sejak kecil. Pada menjelang akhir hidupnya, Sullivan menjadi buta, dan tidak lagi mampu mendidik Keller. Tidak terlalu berlebihan jika dikatakan bahwa tanpa pelayanan Anne Sullivan, tidak akan tercipta seorang Hellen Keller. Sullivan bisa saja berkata, biarkan orang lain saja yang mengasuhnya, tapi dia tahu persis tujuan hidupnya. Saya berandai-andai, apa yang Tuhan akan katakan kepada Anne Sullivan di surga nanti? Mungkin "baik kerjamu hai hamba yang baik & setia..."

Hidup akan menjadi begitu sempit dan tidak berarti seandainya semua kerja keras dan hasil dari hidup kita ini hanya sekedar untuk diri kita sendiri. Sebaliknya, hidup yang berarti adalah hidup yang juga bisa disyukuri oleh orang lain yang telah mengecap dan merasakan betapa manisnya, betapa berartinya hidup kita bagi orang lain yang sama sekali tidak ada hubungan darah dengan kita. Inilah cara Tuhan bekerja memberkati dan memberikan pertolongan kepada banyak orang, yaitu dengan memakai hidupmu dan hidupku untuk menjadi kepanjangan tangan-Nya. Tapi bagi kitapun, hal itu tidak akan menjadi sia-sia, sebab Dia yang telah berjanji itu setia dan adil. Akan datang waktunya, akan tiba musim panen bagi mereka yang tidak jemu-jemu berbuat baik. Lakukan semua itu seperti engkau melakukannya untuk Tuhanmu, bekerja dan berbuat baik di ladang Tuhan.

Belajarlah hidup bagi orang lain.
Melakukan pekerjaan baik ibarat seperti seorang atlet atau pelari yang tidak boleh menjadi lemah jika ingin menang dan berhasil, atau seperti seorang petani yang tidak boleh menjadi lemah atau patah semangat atau berhenti sebelum panen raya tiba. Demikian juga kita anak-anak Tuhan yang setia melayani Tuhan dan berbuat baik bagi sesama. Jangan berhenti sebelum panen raya tiba. Panen raya adalah saat petani menerima upahnya, dan bagi kita, waktu pembayaran upah adalah ketika kita kembali ke surga. Tetapkan di dalam hatimu dan hatiku untuk tetap setia, tetap tidak patah semangat ketika kita melakukan pekerjaan baik untuk Tuhan dan Raja kita. Jangan berhenti sebelum panen raya tiba.

0 comments:

Post a Comment


Popular Posts

Powered by Blogger.